[10:03AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Dan mungkin pas gw ngerasa lemah gini adalah saat yang tepat buat 'negor' gw. Gw ketegor tadi pas chapel
[10:16AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Ttg "kenapa kita sangat sulit rendah hati dan nyerahin hidup ke Tuhan"
[10:17AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Selama ini gw selalu mikir, ga adil dong kalo misalkan untuk "ngikutin mau Tuhan" manusia harus merelakan semua cita2 dan apa yg udah dihasilkan dr kerja keras mereka?
[10:18AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Gw ga ngerti sama orang2 yg selama ini bisa cerita ttg betapa senangnya mereka dipanggil Tuhan dan meninggalkan bidangnya yang lama
[10:18AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Hei, I understand about being happy about The Call, but... Why, did you have no feeling about your field?
[10:18AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Kira2 gitulah
[10:20AM, 10/21/2014] Yanni Karina: I won't be able to be perfectly happy if one day God call me and tell me "Hey Yanni, come here, be a counsellor, I will make you the best that ever be and an inspiration for all people."
[10:22AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Yes I will be happy, I am happy I am chosen, I am happy that I am offered a very generous offer, but... But why? Did what I do not good enough? Did my dream have no meaning if it's not His even though it's perfectly good and honorable?
[10:54AM, 10/21/2014] Yanni Karina: One thing I forgot - and everybody so often forget - that "all that I am is from God". All of it. Our look, mind, creativity, conditions, opportunity, blessings, LUCK...
[10:58AM, 10/21/2014] Yanni Karina: We are lifted from the state of helplessness and are given all that by God. And when God wants us to do what He wants us to do when He give us all that, we refuse
Of course then it's His right to withdraw it all again
[11:01AM, 10/21/2014] Yanni Karina: We forget that without God, we are nothing - we are left with nothing.
Maybe we always thought, "I am not all that bad - at least my heart is pure" hey, that pureness come from God, too. God can harden a person's heart, remember?
[11:05AM, 10/21/2014] Yanni Karina: If I was not helped, I was just a big ego girl with quite sharp mind and an equally sharp mouth with no care of the world, only my affair. It really how bad it is. I won't have the thought of helping people in need, of taking care my surroundings, of showing some kindness, if not for God's help and progress. I might think that I have put a lot of effort on changing myself, but who am I if it's not God changing me?
[11:06AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Well that dawn on me now. God give a vulgar description about how we behave if we then use what he have given us to be used for other purposes : for wealth, for fame, for success, in Yehezkiel...
[11:10AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Yehezkiel 16:3-23, 28, 33 dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori dan ibumu orang Heti.
Kelahiranmu begini: Waktu engkau dilahirkan, pusatmu tidak dipotong dan engkau tidak dibasuh dengan air supaya bersih; juga dengan garam pun engkau tidak digosok atau dibedungi dengan lampin.
Tidak seorang pun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang, oleh karena orang pandang enteng kepadamu pada hari lahirmu.
Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup
dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil.
Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta berahi. Aku menghamparkan kain-Ku kepadamu dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan ALLAH, dan dengan itu engkau Aku punya.
Aku membasuh engkau dengan air untuk membersihkan darahmu dari padamu dan Aku mengurapi engkau dengan minyak.
Aku mengenakan pakaian berwarna-warna kepadamu dan memberikan engkau sandal-sandal dari kulit lumba-lumba dan tutup kepala dari lenan halus dan selendang dari sutera.
Dan Aku menghiasi engkau dengan perhiasan-perhiasan dan mengenakan gelang pada tanganmu dan kalung pada lehermu.
Dan Aku mengenakan anting-anting pada hidungmu dan anting-anting pada telingamu dan mahkota kemuliaan di atas kepalamu.
Dengan demikian engkau menghias dirimu dengan emas dan perak, pakaianmu lenan halus dan sutera dan kain berwarna-warna; makananmu ialah tepung yang terbaik, madu dan minyak dan engkau menjadi sangat cantik, sehingga layak menjadi ratu.
Dan namamu termasyhur di antara bangsa-bangsa karena kecantikanmu, sebab sangat sempurna adanya, oleh karena semarak perhiasan-Ku yang Kuberikan kepadamu, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
"Tetapi engkau mengandalkan kecantikanmu dan engkau seumpama bersundal dalam menganggarkan ketermasyhuranmu dan engkau menghamburkan persundalanmu kepada setiap orang yang lewat.
Engkau mengambil dari pakaian-pakaianmu untuk membuat bukit-bukit pengorbananmu berwarna-warni dan engkau bersundal di situ; seperti itu belum pernah terjadi dan tidak akan ada lagi.
Engkau mengambil juga perhiasan-perhiasanmu yang dibuat dari emas-Ku dan perak-Ku, yang Kuberikan kepadamu, dan engkau membuat bagimu patung-patung lelaki dan engkau bersundal dengan mereka.
Engkau mengambil dari pakaianmu yang berwarna-warni untuk menutupi mereka dan engkau mempersembahkan kepada mereka minyak-Ku dan ukupan-Ku.
Juga makanan-Ku yang Kuberikan kepadamu — tepung yang terbaik, minyak dan madu Kuberikan makananmu — engkau persembahkan kepada mereka menjadi persembahan yang harum, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Bahkan, engkau mengambil anak-anakmu lelaki dan perempuan yang engkau lahirkan bagi-Ku dan mempersembahkannya kepada mereka menjadi makanan mereka. Apakah persundalanmu ini masih perkara enteng
bahwa engkau menyembelih anak-anak-Ku dan menyerahkannya kepada mereka dengan mempersembahkannya sebagai korban dalam api?
Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu.
Dan sesudah segala kejahatanmu itu — celaka, celakalah engkau! Demikianlah firman Tuhan ALLAH —
Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas.
Kepada semua perempuan sundal orang memberi upah, tetapi engkau sebaliknya, engkau yang memberi hadiah umpan kepada semua yang mencintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersund
[11:11AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Bayi yang dibuang, dirawat sampai jadi cantik, dan memakai kecantikannya itu untuk bersundal. Dan bersundal ga bikin puas sampe dia bayar buat dapet sundal.
[11:11AM, 10/21/2014] Yanni Karina: So just record that in mind, my friend... Sorry for the long post
[10:16AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Ttg "kenapa kita sangat sulit rendah hati dan nyerahin hidup ke Tuhan"
[10:17AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Selama ini gw selalu mikir, ga adil dong kalo misalkan untuk "ngikutin mau Tuhan" manusia harus merelakan semua cita2 dan apa yg udah dihasilkan dr kerja keras mereka?
[10:18AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Gw ga ngerti sama orang2 yg selama ini bisa cerita ttg betapa senangnya mereka dipanggil Tuhan dan meninggalkan bidangnya yang lama
[10:18AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Hei, I understand about being happy about The Call, but... Why, did you have no feeling about your field?
[10:18AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Kira2 gitulah
[10:20AM, 10/21/2014] Yanni Karina: I won't be able to be perfectly happy if one day God call me and tell me "Hey Yanni, come here, be a counsellor, I will make you the best that ever be and an inspiration for all people."
[10:22AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Yes I will be happy, I am happy I am chosen, I am happy that I am offered a very generous offer, but... But why? Did what I do not good enough? Did my dream have no meaning if it's not His even though it's perfectly good and honorable?
[10:54AM, 10/21/2014] Yanni Karina: One thing I forgot - and everybody so often forget - that "all that I am is from God". All of it. Our look, mind, creativity, conditions, opportunity, blessings, LUCK...
[10:58AM, 10/21/2014] Yanni Karina: We are lifted from the state of helplessness and are given all that by God. And when God wants us to do what He wants us to do when He give us all that, we refuse
Of course then it's His right to withdraw it all again
[11:01AM, 10/21/2014] Yanni Karina: We forget that without God, we are nothing - we are left with nothing.
Maybe we always thought, "I am not all that bad - at least my heart is pure" hey, that pureness come from God, too. God can harden a person's heart, remember?
[11:05AM, 10/21/2014] Yanni Karina: If I was not helped, I was just a big ego girl with quite sharp mind and an equally sharp mouth with no care of the world, only my affair. It really how bad it is. I won't have the thought of helping people in need, of taking care my surroundings, of showing some kindness, if not for God's help and progress. I might think that I have put a lot of effort on changing myself, but who am I if it's not God changing me?
[11:06AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Well that dawn on me now. God give a vulgar description about how we behave if we then use what he have given us to be used for other purposes : for wealth, for fame, for success, in Yehezkiel...
[11:10AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Yehezkiel 16:3-23, 28, 33 dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori dan ibumu orang Heti.
Kelahiranmu begini: Waktu engkau dilahirkan, pusatmu tidak dipotong dan engkau tidak dibasuh dengan air supaya bersih; juga dengan garam pun engkau tidak digosok atau dibedungi dengan lampin.
Tidak seorang pun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang, oleh karena orang pandang enteng kepadamu pada hari lahirmu.
Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup
dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil.
Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta berahi. Aku menghamparkan kain-Ku kepadamu dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan ALLAH, dan dengan itu engkau Aku punya.
Aku membasuh engkau dengan air untuk membersihkan darahmu dari padamu dan Aku mengurapi engkau dengan minyak.
Aku mengenakan pakaian berwarna-warna kepadamu dan memberikan engkau sandal-sandal dari kulit lumba-lumba dan tutup kepala dari lenan halus dan selendang dari sutera.
Dan Aku menghiasi engkau dengan perhiasan-perhiasan dan mengenakan gelang pada tanganmu dan kalung pada lehermu.
Dan Aku mengenakan anting-anting pada hidungmu dan anting-anting pada telingamu dan mahkota kemuliaan di atas kepalamu.
Dengan demikian engkau menghias dirimu dengan emas dan perak, pakaianmu lenan halus dan sutera dan kain berwarna-warna; makananmu ialah tepung yang terbaik, madu dan minyak dan engkau menjadi sangat cantik, sehingga layak menjadi ratu.
Dan namamu termasyhur di antara bangsa-bangsa karena kecantikanmu, sebab sangat sempurna adanya, oleh karena semarak perhiasan-Ku yang Kuberikan kepadamu, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
"Tetapi engkau mengandalkan kecantikanmu dan engkau seumpama bersundal dalam menganggarkan ketermasyhuranmu dan engkau menghamburkan persundalanmu kepada setiap orang yang lewat.
Engkau mengambil dari pakaian-pakaianmu untuk membuat bukit-bukit pengorbananmu berwarna-warni dan engkau bersundal di situ; seperti itu belum pernah terjadi dan tidak akan ada lagi.
Engkau mengambil juga perhiasan-perhiasanmu yang dibuat dari emas-Ku dan perak-Ku, yang Kuberikan kepadamu, dan engkau membuat bagimu patung-patung lelaki dan engkau bersundal dengan mereka.
Engkau mengambil dari pakaianmu yang berwarna-warni untuk menutupi mereka dan engkau mempersembahkan kepada mereka minyak-Ku dan ukupan-Ku.
Juga makanan-Ku yang Kuberikan kepadamu — tepung yang terbaik, minyak dan madu Kuberikan makananmu — engkau persembahkan kepada mereka menjadi persembahan yang harum, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Bahkan, engkau mengambil anak-anakmu lelaki dan perempuan yang engkau lahirkan bagi-Ku dan mempersembahkannya kepada mereka menjadi makanan mereka. Apakah persundalanmu ini masih perkara enteng
bahwa engkau menyembelih anak-anak-Ku dan menyerahkannya kepada mereka dengan mempersembahkannya sebagai korban dalam api?
Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu.
Dan sesudah segala kejahatanmu itu — celaka, celakalah engkau! Demikianlah firman Tuhan ALLAH —
Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas.
Kepada semua perempuan sundal orang memberi upah, tetapi engkau sebaliknya, engkau yang memberi hadiah umpan kepada semua yang mencintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersund
[11:11AM, 10/21/2014] Yanni Karina: Bayi yang dibuang, dirawat sampai jadi cantik, dan memakai kecantikannya itu untuk bersundal. Dan bersundal ga bikin puas sampe dia bayar buat dapet sundal.
[11:11AM, 10/21/2014] Yanni Karina: So just record that in mind, my friend... Sorry for the long post
posted from Bloggeroid
No comments:
Post a Comment